Dalam acara tersebut, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Hj. Raudatul Jannah dengan melibatkan berbagai kalangan beserta jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda), pimpinan SKPD, instansi vertikal, serta para ASN lingkup Pemprov Kalsel.
Adapun tujuan dari kegiatan penanaman ini antara lain untuk menjaga ketahanan pangan, dan sebagai upaya pengendalian inflasi, serta dapat membantu meningkatkan produksi cabai, jeruk, papaya dan padi untuk menjaga ketersediaannya, ungkap Paman Birin disela-sela sambutannya.
Kepala Dinas Syamsir Rahman juga menyampaikan bahwa bibit yang telah disiapkan sebanyak 3.000, yang terdiri dari cabe, jeruk, pepaya (Kestela), dan padi. Santri yang berhadir pada hari ini sebanyak 1.200 santri Tahfidz Darussalam Martapura ditambah dari SKPD, dari kepedulian penyuluh kita bahwa "Santri ikut menanam dan mengendalikan inflasi di Provinsi Kalimantan Selatan", Alhamdulillah, ini satu-satunya di Indonesia yang terlibat langsung santri untuk ikut menanam dan mengendalikan inflasi. "Kami yakin dengan tangan-tangan santri dan Bapak Ibu kawan-kawan yang tulus ikhlas datang hari ini dengan penuh perjuangan, membangkitkan semangat kami kembali bahwa menanam itu bagian dari hidup kita, menanam dengan ikhlas berarti kita telah melaksanakan ibadah kita".
Sebelum dilakukan penanaman, terlebih dahulu dibacakan Shalawat Thibil Qulub yang dipimpin oleh KH. Wildan Salman (Guru Wildan), pimpinan Madrasah Darussalam Tahfidz dan Ilmu Al-Qur’an Martapura, yang diikuti oleh ribuan santri ASN Pemprov Kalsel.
Pada kesempatan tersebut, Paman Birin menerima Piagam Penghargaan Atas Apresiasi Kementerian Hukum dan Ham RI, yang telah berperan aktif dalam memacu pertumbuhan kreativitas dan inovasi kekayaan intelektual dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.
#dinastphprovkalsel
Sumber: website resmi DPKP Provinsi Kalimantan Selatan · Lihat berita asli