Sebelum melakukan Panen Jagung Bersama, SYL memberikan kuliah umum kepada sejumlah mahasiswa Fakultas Pertanian di Auditorium Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru, untuk kemudian bertolak ke Lahan Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IP2TP) milik BPTP Provinsi Kalsel di Guntung Manggis Landasan Ulin Banjarbaru untuk Panen Jagung Varietas JH-37.
Menurutnya, panen ini merupakan bukti bahwa pertanian adalah solusi pasti sekaligus peluang besar dalam memperkuat ekonomi negara disaat krisis dunia. Apalagi, pertanian juga sukses menjadi penyumbang devisa negara sekaligus meningkatkan PDB Indonesia.
Karena itu SYL berharap "kita semua yang berada dalam stakeholder ini terus berjuang untuk rakyat dan petani. Tanamkan dihati kita dan ubah mindset kita bahwa kita adalah pembela negara. Pertanian adalah solusi pasti dan cara kita dalam memperkuat ekonomi", ujar SYL.
Bagi SYL, sektor pertanian juga memiliki potensi besar dalam mengokohkan ekonomi keluarga. Terlebih, pemerintah sudah menyiapkan program jangka panjang serta layanan Kredit Usaha Rakat (KUR) untuk menunjang para petani dalam mengembangkan usaha tani.
Saya katakan bangsa ini bisa lebih baik dan kokoh kalau pertaniannya juga baik dan kokoh. Pertanian itu ada di depan mata kita, pertanian adalah modal yang paling utama bagi negeri ini. Menjadi petani dipastikan menjadi orang yang tidak miskin. Oleh karena itu, bertani sudah menjadi pilihan, tutur SYL.
Tentunya dengan kedatangan SYL ini memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh insan pertanian dalam memajukan pertanian.
#dinastphprovkalsel by humas_dinastphprovkalsel
Sumber: website resmi DPKP Provinsi Kalimantan Selatan · Lihat berita asli